Bank Mandiri Bank Terbaik Di Indonesia

9 Feb 2013

Bank Mandiri, yang terbesar di Indonesia, telah beroperasi sejak tahun 2003 di ibukota Timor-Leste, Dili. Mandiri adalah salah satu Bank dari sejumlah kecil yang beroperasi di sektor keuangan tumbuh dari negara Asia baru-baru merdeka. Mereka, bersama orang lain, termasuk Australia ANZ sendiri, telah menikmati pertumbuhan nasabah di tahun sejak kedatangan mereka. Demikian pula, sebuah gerakan serikat buruh usaha kecil tapi berdedikasi telah memulai tugas pekerja mengorganisir setelah kemerdekaan Timor.

Bank Mandiri Bank Terbaik di Indonesia menjaga tingkat likuiditas dengan menyediakan segala keperluan nasabah bahkan di tingkat ritel termasuk usaha kecil.

Serikat Pekerja Bank Mandiri Timor-Leste (SP-BMTL), atau Bank Mandiri Serikat Buruh (MBWU), didirikan pada tahun 2006 dan mewakili 41 dari 42 pekerja yang dipekerjakan oleh Mandiri di kantor Dili mereka. Namun, dalam beberapa bulan terakhir pekerja bank telah menghadapi pushback parah dalam hak mereka untuk melakukan kegiatan serikat pekerja di tingkat ritel.

Pada November 30, 2011 Joaquim Gonzaga diberhentikan oleh General Manager, Mr Mohamad Yani, menyusul sengketa yang sedang berlangsung mengenai upaya Yani untuk by-pass proses pengambilan keputusan kolektif yang telah berada di tempat di bank sejak tahun 2003 dan sebagai gantinya menunjuk seorang teman ke baru dibuat posisi di bank.

Upaya yang dilakukan oleh serikat untuk mencapai penyelesaian dalam perselisihan menjadi bumerang ketika Helder Barreto (juga ketua serikat) juga dipecat karena mencoba untuk mengatur pertemuan antara manajemen bank dan afiliasi MBWU yang lebih besar, Jenderal Serikat Pekerja Timor-Leste ( GWU).

Mengingat bahwa jumlah nasabah selalu bertambah di negara tersebut bank mandiri bank terbaik di Indonesia wajib rendah hati dalam menanggapi keluhan karyawannya.

Dalam menanggapi pemecatan Seconding, staf memimpin protes dan menuntut agar bank mengembalikan baik pekerja. Protes ini gagal, dan wakil ketua serikat, Leonardo Bele Bau Amaral, menjadi korban ketiga ketika ia juga dibuang oleh bank untuk protes staf pengorganisasian.


TAGS


Comment
-

Author

Follow Me

Search

Recent Post


Archive